Hasil Riset

Jamu Herbal Asli, Terdaftar & Higienis
HOTLINE: (021) 0813-8181-6263
LIVE SUPPORT
News
Referensi
FLVPlayer requires JavaScript and the latest Flash player. Get Flash here.
Video
Gempur penyakit
dengan sarang
semut


Dr. Ir. M. Ahkam
Subroto, M.App.Sc.,
APU dan Hendro
Saputro
Penerbit: Penebar swadaya


Khasiat dan manfaat Buah Merah:

Si Emas Merah dari Papua
H. Machmud Yahya & Bernard T
: Komp. Ruko Mutiara Taman Palem, Blok A19 No. 2-3
  Jl. Kamal Raya Outer Ring Road - Cengkareng
  Jakarta Barat 11730
: 62-21- 54353522 (hunting)
: 62-21- 54353610
PT Prima Solusi Medika
Alamat


Phone
Fax
All Right Reserved, sarang-semut.co.id 2010

Managed by SingCat Network

RISET ILMIAH SARANG SEMUT

Dari hasil penelitian diketahui kandungan zat aktif didalam SARANG SEMUT melalui hasil uji secara in vitro  menggunakan kultur sel ekstrak SARANG SEMUT terbukti memiliki aktivitas anti kanker. Mekanisme yang telah berhasil diungkap adalah sitotoksik dan induksi apoptosis.Senyawa aktif yang sudah berhasil diidentifikasi antara lain:

Alfa-tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka 5,1ppm. Ini artinya konsentrasi dari antioksidan dapat menghambat radikal bebas hingga 50%.
Tanin, adalah astringent yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih didalam tubuh
Flavonoid glikosida, adalah salah satu senyawa metabolit sekunder yang berguna untuk menghambat perkembangan sel kanker dan anti virus
Polifenol , adalah sebagai anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah.
Senyawa aktif  lain seperti kalsium, natriun, kalium, seng, besi, fosfor, magnesium
Mineral, yang berfungsi meningkatkan impulse jantung hingga menerobos sumbatan pada saluran darah ke jantung
Stigmasterol, berperan dalam mekanisme sitotoksik
Inhibitor histone deacetylase (HDAC), terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel tumor, menginduksi difeensiasi, dan menyebabkan kematian sel apoptotic dari sel kanker, dan inhibitor HDAC menyebabkan aktivasi transkripsional dari beberapa gen yang ekspresinya menyebabkan penghambatan pertumbuhan tumor.

Setelah diketahui kandungan zat-zat aktifnya kemudian dilakukan pengujian TOKSISITAS untuk jenis Myrmecodia Pendans secara in vitro (Uji Laboratorium) hasilnya meski dosis ditingkatkan 400 kali lebih tinggi dari yang dianjurkan ternyata relative masih aman,. Jadi angka LD50  SARANG SEMUT sangat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi.

Dan satu penelitian terbaru kolaborasi para peneliti dari universitas kebangsaan Malaysia dan universitas Szeged, Hungaria, menunjukkan ekstrak sarang semut mengandung senyawa yang memiliki aktivitas pembalikan resistensi multiobat dengan nilai rasio aktivitas fluoresens 39,72. Hal itu sangat penting karena kebanyakan sel kanker memiliki kemampuan menjadi resisten terhadap obat-obat yang berbeda.


RISET ILMIAH MINYAK BUAH MERAH



Fakta bahwa secara testimonial Minyak Buah Merah banyak mengobati penduduk Papua dan stamina mereka tidak perlu diragukan lagi. Kemampuan mereka untuk dapat naik turun gunung dan menjelajahi hutan setiap hari menarik perhatian Drs I made budi untuk melakukan pengujian kandungan dari Minyak Buah Merah. Dan dari hasil riset ditemukanlah senyawa aktif dalam Minyak Buah Merah, yaitu antara lain:

















Dengan kandungan karoten, tokoferol dan betakaroten yang tinggi Minyak Buah merah sangat baik sebagai antioksidan yang mampu menetralisir radikal bebas pemicu timbulnya berbagai penyakit. Betakaroten berfungsi memperlambat penumpukan flek pada aliran darah arteri, dan tokoferol dapat menurunkan kolesterol jahat ( LDL ) dan meningkatkan HDL. Kandungan asam lemak yang tinggi terutama omega 3 dan 9 di dalam minyak buah merah sangat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit dan dapat bersifat antibiotik dan antivirus dengan cara melemahkan dan meluruhkan membram lipida virus sehingga dapat menghambat dan menekan perkembangannya. Kandungan protein dengan asam lemak tak jenuh yang mudah dicerna dapat memperlancar metabolisme serta dapat meregenerasi sel-sel yang rusak dengan cepat.

Minyak buah merah telah teruji memiliki  kemampuan sebagai anti iritasi/ infeksi, terbukti dengan eritema alias kemerahan pada kulit, eschar atau luka dan pembentukan udem atau pembengkakan dapat dihilangkan dengan pemberian Minyak Buah merah.karena kemampuannya juga sebagai anti inflamasi.

Mengkonsumsi minyak buah merah telah teruji tidak menimbulkan efek samping yang berarti selama diproses dengan cara yang benar dan murni, tidak dicampur dengan minyak jenuh (minyak goreng).


RISET ILMIAH VIRGIN COCONUT OIL ( MKM )



Penelitian dunia menunjukkan bahwa keunggulan Virgin Coconut oil  berada pada asam lemak yang terkandung didalamnya antara lain:

















MKM bersifat sangat stabil dan tahan oksidasi serta tidak mengandung trans fatty acid. Disamping itu asam laurat sebagai kandungan yang dibanggakan di dalam MKM didalam tubuh dapat diubah menjadi monolaurin yang setara dengan kandungan di dalam ASI ( Air Susu Ibu). Kelebihan dari asam laurat adalah memastikan tubuh mendapatkan asupan energi dengan cepat sehingga walaupun porsi makan dikurangi tubuh tetap berenergi dan tidak lemas.


RISET ILMIAH PANDANUS COCOS OIL ( PRISODIA )




Dari hasil penelitian ditemukan adanya kenaikan dari asam lemak sebagai reaksi dari adanya penggabungan kedua herbal tersebut yaitu:

















Dalam riset terungkap bahwa Prisodia juga terbukti merupakan anti mikroba, antara lain Staphylococcus aureus, kuman penyebab infeksi kulit hingga menjadi bisul atau luka bernanah, yang juga menyerang saluran pencernaaan. Sebagai anti diabetes mellitus, Prisodia menghambat kerja enzim alfa glikosidase sehingga karbohidrat tak berubah menjadi glukosa sedangkan asam lemak jenuh rantai sedang mengaktifkan pankreas sehingga produksi insulin meningkat. Efek utama tokoferol-vitamin E- berkaitan dengan aktivitas antioksidan lipofiliknya. Ini berpengaruh terhadap glikasi protein, oksidasi lipida, sensitivitas dan sekresi insulin, serta metabolisme glukosa non oksidatif. Gabungan ketiga mekanisme inilah yang membuat Prisodia lebih baik dalam mengendalikan gula darah dimana dengan penggabungan senyawa aktifnya menjadi lebih lengkap.


RISET ILMIAH GAMI oleh LIPI

Analisis kandungan kimia dan uji Hepaprotektor GAMI dilakukan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan PT Prima Solusi Medika dilakukan di tahun 2008.

Didapatkan komposisi kimia dan kandungan GAMI sebagai berikut
:

Komposisi penapisan Fitokimia serbuk kering dan ekstrak air GAMI®
Kurva Aktivitas Antioksidan Serbuk GAMI®
IC50 serbuk GAMI® = 4.19 ppm
ED50 ekstrak air GAMI® = 15 mg/kg berat badan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air GAMI® memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan cucurmin dan a-tokoferol dalam melindungi sel-sel hati.

Disimpulkan bahwa ekstrak air GAMI® memiliki kandungan senyawa antioksidan lebih tinggi dari a-tokoferol.